Puskesmas Lendah 1 Gelar Vaksinasi Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) di Masjid Al-Furqon Lendah
Japanese Encephalitis adalah penyakit yang
disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, dan dapat
menyebabkan peradangan pada otak. Penyakit ini memiliki dampak serius, terutama
pada anak-anak, sehingga imunisasi menjadi langkah penting untuk melindungi
generasi muda dari risiko infeksi.
Dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini,
Puskesmas Lendah 1 bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sekolah-sekolah
PAUD dan TK di wilayah Lendah. Tim medis dari puskesmas melakukan vaksinasi
secara langsung di lokasi sekolah, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan
yang ketat.
Imunisasi JE ini adalah upaya yg bertujuan untuk
mencegah penyakit radang otak yg disebabkan virus Japanese Encephalitis (JE).
Virus JE ini merupakan penyebab penyakit Ensefalitis di Asia yg ditularkan oleh
nyamuk Culex yang 85% kasus JE di Indonesia ini terjadi pada kelompok usia <
15tahun. Sasaran imunisasi ini adalah anak-anak usia 9 bulan s.d 15 tahun
kurang 1 hari.
Ibu Bidan Rina,
menyampaikan pentingnya vaksinasi ini dalam rangka melindungi anak-anak dari
penyakit yang dapat berakibat fatal. "Saya berharap seluruh masyarakat di
wilayah kerja Puskesmas Lendah I dapat bekerja sama dg baik dengan cara
mendukung program kesehatan ini dan memastikan seluruh anak yg menjadi sasaran
Imunisasi JE bisa mendapatkan vaksinasi sehingga tubuh memiliki perlindungan yg
dibutuhkan, agar anak tumbuh sehat, cerdas dan siap menghadapi masa depan yg
lebih berkualitas.," ujarnya.
Orang tua dan pihak sekolah pun menyambut baik program ini, mengingat pentingnya menjaga kesehatan anak-anak di usia dini. Diharapkan dengan adanya vaksinasi ini, angka kejadian Japanese Encephalitis dapat ditekan dan anak-anak dapat tumbuh sehat serta aktif. Program vaksinasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan memperkuat kesehatan masyarakat di wilayah Lendah.

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

Komentar
Posting Komentar