Silaturahmi dan Studi Banding TPA Baitul Amal Sukoponco Sentolo dengan TPA Al-Furqon Lendah
Lendah, [6 September 2024] – Dalam
rangka mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kualitas pengajaran, Ustadz
dan Ustadzah Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Baitul Amal Sukoponco Sentolo menggelar
kegiatan silaturahmi dengan TPA Al-Furqon Lendah. Kegiatan ini dilaksanakan
dengan tujuan untuk menjalin hubungan yang lebih erat antara kedua lembaga
pendidikan Al-Qur'an serta berbagi pengalaman melalui studi banding.
Acara yang berlangsung di TPA Al-Furqon Lendah
ini diawali dengan sambutan hangat dari kedua belah pihak, dilanjutkan dengan
sesi diskusi mengenai metode pengajaran Al-Qur'an yang diterapkan di
masing-masing TPA. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk saling
bertukar wawasan tentang program-program pengembangan santri dan peningkatan
kualitas pembelajaran.
"Kami sangat senang dapat bersilaturahmi dan
berbagi pengalaman dengan TPA Al-Furqon Lendah. Semoga melalui kegiatan ini,
kedua TPA dapat terus berkembang dan memberikan pendidikan terbaik bagi
generasi muda," ujar salah satu Ustadz TPA Baitul Amal.
Selain sesi diskusi, kegiatan ini juga diisi
dengan berbagai aktivitas yang melibatkan para santri dari kedua TPA, seperti
lomba membaca Al-Qur'an, hafalan, dan permainan edukatif lainnya. Dengan adanya
kegiatan ini, diharapkan hubungan antara TPA Baitul Amal Sukoponco dan TPA Al-Furqon Lendah
dapat semakin erat, serta mampu meningkatkan kualitas pengajaran dan
pembelajaran di kedua TPA.
Pada pertemuan tersebut menjelaskan metode CBSA dirancang untuk mengalihkan fokus dari
pendekatan pembelajaran konvensional yang bersifat pasif menuju metode yang
lebih interaktif dan partisipatif. Dalam metode ini, santri tidak hanya menjadi
penerima materi, tetapi juga berperan aktif dalam mengeksplorasi dan memahami
isi pelajaran melalui diskusi, tanya jawab, kerja kelompok, dan kegiatan
lainnya yang memicu keaktifan mereka.
Tujuan Utama Metode CBSA:
- Meningkatkan
Partisipasi Santri: Santri didorong untuk lebih aktif dalam proses
belajar, baik dalam bertanya, menjawab, maupun menyampaikan pendapat.
- Mengembangkan
Kemandirian: Metode
ini mengajarkan santri untuk belajar secara mandiri, mencari solusi atas
permasalahan, dan memupuk rasa tanggung jawab terhadap pembelajaran
mereka.
- Mendorong
Kreativitas: Dengan
metode CBSA, santri diberikan kebebasan untuk mengekspresikan kreativitas
mereka dalam memahami dan menyampaikan materi pelajaran.
- Memperkuat Pemahaman Materi: Melalui pendekatan aktif ini, santri diharapkan memiliki pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif terhadap materi pelajaran yang diberikan.
Metode CBSA ini
diharapkan mampu mencetak santri yang tidak hanya cerdas secara intelektual,
tetapi juga memiliki keterampilan berpikir kritis dan kreatif, serta mampu
mengaplikasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

.jpeg)


.jpeg)

Semoga TPA Al-Furgon selalu dihati masyarakat 👍👍👍
BalasHapus